Friday, February 12, 2016

KETERBATASAN

Sementara menunggu mentari berlabuh
aku tatap wajah ombak
datang dari jauh dan berkejar-kejar ke tepi pantai.
Suara ombak kadang sayup kadang mengerikan
tiada siapa menghampirimu
dan kau bagai marah datangmu tanpa disambut.

Sayup wajah laut bagai ada keresahan
membiar jasadnya ditampar ombak yang makin pantas berlari
sebentar lagi mentari beristirehat
setelah lelah sepanjang siang
menyuluh alam seperti lazimnya.

Aku melihat wajah ombak dan hamparan lautan
dasarnya sebuah kehidupan yang tidak dapat kutinjau
mungkin segala kehidupan di sana tenang dengan kehidupan mayanya
tanpa hirau resah gelisah di pentas lautan yang membumbunginya.

Kita dengan keterbatasan manusia
hanya mampu merenung dengan keterbatasan pandang
hanya mampu mengapai dengan keterbatasan jarak
hanya mampu melontar kata dengan keterbatasan suara
dan hanya mampu berfikir dengan keterbatasan akal.

Maka sedarlah
kita amat kerdil
di antara laut dan daratan
antara langit dan bumi
apatah lagi sebagai hamba-NYA.



Cikgu Khaty (6.40ptg- 11 Feb 2016)